/ THE POWER OF THE GOOD NEWS

Ps. Kenny Goh

THE POWER OF THE GOOD NEWS

Ps. Kenny Goh

Roma 1:16

“Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani”.

Melalui ayat ini kita tahu bahwa injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, dimana injil menjadikan yang rusak/hancur utuh kembali.

Injil artinya kabar baik. Kabar artinya informasi tentang peristiwa yang sudah terjadi, dan sebuah kabar mungkin tidak melibatkan kita, tetapi bisa membawa dampak ke dalam hidup pribadi. Maka dari itu injil adalah kabar baik yang sudah dilakukan oleh Tuhan dan berdampak bagi hidup kita.

Sebagai pembawa kabar baik, kita harus tahu apa saja unsur-unsur kabar baik untuk mengetahui keunggulan Injil yang akan kita tawarkan ke dunia.

Ada 3 unsur kabar baik

1. Anak Allah menjadi Manusia

Allah yang kita sembah adalah Allah yang baik, yang memutuskan untuk menjadi manusia di dalam Yesus.

“...melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib” (Filipi 2:5-8).

Ilah-ilah lain menciptakan manusia untuk melayani mereka, namun Allah kita menciptakan manusia karena Dia mau berbagi.

2. Yesus menggantikan kita

Tuhan kita kudus dan adil, dan pada-Nya semua dosa harus dihukum (Roma 3:25). Selayaknya kita harus mati karena kita tidak sempurna, tetapi kita dapat hidup karena Yesus menggantikan kita. Oleh karena itu kita tidak perlu ragu akan diri kita dan kita dapat datang kepada Tuhan.

3. Yesus menjadi Raja yang kekal dan akan memulihkan seluruh ciptaan

Hidup kita tidak hanya sekedar mati dan masuk surga, tetapi Dia adalah Raja yang kekal yang akan kembali lagi untuk memulihkan bumi yang sakit ini. Dengan inilah kita memiliki pengharapan dan sukacita (Kolose 1:19-20).

Sebab di dalam injil nyata kebenaran Allah (Roma 1:17).

Agama bertujuan supaya manusia mengerti apa yang harus dilakukan untuk berkenan di mata tuhannya. Biasanya yang beragama berusaha mendapatkan Kebenaran dari hukum taurat, sedangkan yang tidak beragama berusaha mendapatkan dan menentukan kebenaran sendiri. Standar yang tidak jelas hanya akan membawa kita kepada kehancuran. Maka dari itu kita diberikan injil Yesus sebab injil Yesus memberikan kita Kebenaran Allah.

Jadi inilah kekuatan injil itu, yaitu bahwa Injil adalah kabar baik tentang Allah yang menyelamatkan kita dari penghakiman dan dosa melalui Yesus Kristus dan memulihkan seluruh ciptaan untuk bersekutu dengan Dia selama-lamanya.

©2022 GBI Tabgha Batam. All Rights Reserved.