KUNCI PENUAIAN
Melissa Chalhoub
Tuhan tidak memaksa kita, karena Dia adalah Tuhan yang akan memakai kita ketika kita menyatakan bahwa kita bersedia.
Kisah Penglihatan Yehezkiel akan Tulang-tulang Kering
Tuhan membawa Yehezkiel ke lembah yang penuh dengan tulang-tulang kering (tulang-tulang kering menggambarkan harapan yang mati).
Dari ayat ini kita dapat melihat kunci dari penuaian, yaitu:
- Bernubuat
Allah memberikan otoritas kepada Yehezkiel untuk bernubuat mengubahkan situasi. Mungkin kita belum mengalami penuaian karena kita tidak pernah menubuatkan penuaian itu terjadi. Bagaimana kita mengharapkan penuaian untuk Indonesia tetapi kita hanya fokus akan masalah kita sendiri.
Kita harus benar-benar menyadari bahwa Tuhan memberikan kuasa otoritas kepada umat Tuhan untuk bernubuat atas sesuatu yang mustahil. Tidak mungkin Tuhan menyuruh kita melakukan hal yang Dia tidak miliki atau tidak Ia berikan kepada kita untuk kita lakukan.
Markus 11:23 - Allah menunggu kita bermitra dengan Tuhan untuk kita membawa perubahan, bangkit dan berkata-kata.
- Kuasa Roh Kudus
Ketika Yehezkiel bernubuat terhadap tulang-tulang kering, maka tulang-tulang itu mulai berderak dan bertemu satu sama lain, urat-urat dan daging tumbuh, kemudian kulit menutupinya. Setelah itu tulang-tulang kering dihembuskan Nafas, saat itulah tulang kering itu hidup kembali dan menjadi tentara yang sangat besar. Ketika kita bernubuat, saat itulah kuasa Roh Kudus bekerja.
- Terus Berdoa dan Menantikan
Penting bagi kita untuk terus bernubuat dan terus berdoa sampai kita melihat penggenapan seutuhnya atas nubuatan itu. Oleh karena iblis tidak suka janji Allah tergenapi, maka iblis akan selalu menghalang-halangi dan mematahkan semangat kita, mungkin dengan membisikkan, “sudah berapa tahun kamu berdoa”. Jadi kita harus berkomitmen bahwa kita akan terus setia berdoa dan bernubuat di dalam segala situasi.
Menuai artinya bermitra dengan Roh Kudus, sebagaimana yang terjadi dalam Yehezkiel 37 yang menyatakan nubuatan kepada tulang-tulang kering hanya melaluii satu hal yaitu Kuasa Roh Kudus.
Bagaimana jika kita merasa bahwa kita tidak memiliki karunia bernubuat?
Yehezkiel 37 menyatakan dengan jelas, setiap orang yang memiliki Roh Kudus punya KUASA untuk menubuatkan perubahan dan memiliki kuasa untuk percaya bahwa situasi bisa berubah.
Kita tidak dapat bernubuat akan penuaian tanpa kita mengenal Firman (membaca Firman), karena Firman Tuhan adalah pedang kita, dan Firman adalah Yesus itu sendiri.
Berhenti mengeluh akan situasi, mulailah bernubuat kepada situasi.