/ THE SECRET OF THE CONNECTIVITY "PLUG IN PLUG OUT"

Ps. Hanny Andries

THE SECRET OF THE CONNECTIVITY "PLUG IN PLUG OUT"

Ps. Hanny Andries

Kita memasuki tahun 2025, tahun yang telah dijanjikan sebagai tahun penuaian dengan peluang-peluang baru yang menanti (Yeremia 4:3). Namun, ingatlah, tanpa persiapan, tidak ada penggenapan.

Tuhan telah berjanji untuk mencurahkan The Turn Around Anointing, sebuah pengurapan yang akan membalikkan keadaan kita. Penuaian yang akan kita alami tidak bergantung pada kondisi dunia, tetapi semata-mata pada perkenanan Allah. This is your turn around time! Jangan khawatir, sebab Tuhan yang menyertai kita mampu melakukan segala yang telah dijanjikan-Nya.

Persiapan Penggenapan Janji Allah

Untuk mengalami Turn Around Anointing, kita perlu memahami bahwa Tuhan telah memberikan janji-Nya, tetapi persiapan adalah kunci penggenapannya. Lalu, apa saja persiapan yang harus kita lakukan? Yang terutama adalah keterhubungan (connectivity).

Seperti yang tertulis dalam Yohanes 15:4-5, kita tidak dapat berbuah jika kita tidak plug out dari dunia dan plug in ke dalam Kerajaan Allah. Status kita adalah warga Kerajaan Surga, yang berarti kekuatan kita berasal dari surga, bukan dari dunia. Pastikan tempat kita terhubung memiliki 'listrik', yaitu api Roh Kudus, agar daya kita terisi penuh.

Saat kita terhubung dengan sumber yang benar, kita akan menerima aliran kuasa dari Kerajaan Surga, yaitu The Elijah’s Turn Around Anointing, yaitu pengurapan yang dilepaskan oleh Nabi Elia, yang akan membalikkan kehidupan kita sesuai dengan rencana Tuhan.

Pada zaman Elia, Raja Ahab yang jahat, karena terpengaruh oleh istrinya, Izebel, telah menjauhkan bangsa Israel dari Tuhan. Namun, Tuhan berencana membalikkan keadaan melalui Elia. Setelah Elia mengalahkan nabi-nabi Baal, Izebel mengancam nyawanya, dan Elia melarikan diri. Dalam keputusasaannya di Gunung Horeb, Tuhan berfirman kepadanya, memerintahkan Elia untuk mengurapi Hazael, Yehu, dan Elisa.

Hazael, seorang yang tidak diperhitungkan, diurapi menjadi raja atas Aram. Yehu, seorang panglima Yoram (anak Ahab), diurapi menjadi raja atas Israel. Elisa, seorang petani kaya, diurapi menjadi nabi menggantikan Elia. Kisah ini, yang dilanjutkan dalam 2 Raja-raja 9:1-36, menunjukkan bagaimana pengurapan Tuhan membalikkan keadaan, memberikan kuasa dan otoritas, bahkan membuat musuh berdamai dan mendukung kita.

Pengurapan ini membuat kita berbeda, membuat kita tidak berkompromi, bahkan membuat para pembesar takut menghadapi kita.

Apa yang harus kita lakukan sebagai orang yang diurapi?

Terus berjalan dan menjadi agen perubahan. Saat Izebel mati, rancangan iblis pun gagal. Hal itu karena Yehu mau berjalan dan percaya kepada Tuhan yang mengurapinya. Pengurapan ini diperlukan agar kita memiliki kepekaan roh untuk melaksanakan bisnis Kerajaan Surga sesuai dengan bidang kita masing-masing.

Tahun 2025 adalah tahun penuaian dan tahun peluang-peluang baru. Mari kita persiapkan diri kita dengan terhubung pada sumber power, yaitu Tuhan sendiri. Dengan The Elijah’s Turn Around Anointing, kita akan melihat janji-janji Tuhan digenapi dalam hidup kita.

Jadilah agen perubahan, teruslah berjalan dalam iman, dan saksikan bagaimana Tuhan membalikkan keadaanmu untuk kemuliaan-Nya.

©2022 GBI Tabgha Batam. All Rights Reserved.