THE WORD THAT CHANGE US
Ps. Andre Djafaar
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Firman Tuhan lebih tajam dari pedang mana pun, memisahkan roh dan jiwa.
Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.” Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: ”Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?”
Ketika Petrus berkhotbah kurang lebih 3 menit dan 3000 orang bertobat. Alkitab berkata “hati mereka sangat TERHARU”
“Terharu” yang dimaksud disana, bukan terharu seperti yang kita pikirkan.
Dalam terjemahan bahasa Inggris nya dikatakan “cut to the heart”
Mereka tertusuk oleh Firman Tuhan yang Petrus sampaikan.
Firman Tuhan yang menusuk kedalam hati itu menggerakkan orang-orang untuk berubah dari cara hidupnya yang salah, hingga mereka akhirnya merespon Firman Tuhan dengan berkata “apa yang harus kami perbuat?”
Firman Tuhan yang menusuk kedalam hati itu menggerakkan orang untuk berubah dari cara hidupnya yang salah.
Apakah yang kita cari ketika kita datang ke gereja?
Kita datang ke gereja untuk mengalami kepuasan secara roh atau jiwa?
“ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh”
Apa perbedaan roh dan jiwa?
Kalau jiwa :
- Perasaan
- Pikiran
- Kehendak
Karena jiwa yang kita miliki, kita dapat datang ke gereja dan merasakan hadirat Tuhan dan jiwa kita pun dipuaskan.
Tapi kalau kita datang ke gereja hanya mendapat kepuasan jiwa saja dan tidak mendapat apa-apa secara roh, maka dunia pun dapat menawarkan perasaan yang sama.
Tapi apa yang membedakan sebuah konser dunia dengan ibadah kita kepada Tuhan?
Dunia hanya bisa menjamah jiwa kita (perasaan & pikiran) tidak menghasilkan perubahan hidup, tetapi dalam ibadah kita dengan Tuhan, ada sesuatu yang lebih, yaitu Tuhan mampu menjamah hingga ke dalam roh kita melalui Firman-Nya yang mengubah hidup kita.
Orang muda kaya raya (Markus 10:17-27) vs Zakheus (Lukas 19:1-3)
Persamaan :
- Sama-sama mengalami perjumpaan dengan Tuhan.
- Sama-sama memiliki rasa ingin tahu.
- Sama-sama mengalami kasih Tuhan.
Perbedaan :
- Orang muda kaya raya, dia orang baik (Markus 10:20), sedangkan Zakheus itu orang berdosa (Lukas 19:7).
- Kepada orang muda kaya raya, Yesus memberikan solusi (Markus 10:21), sedangkan kepada Zakheus Tuhan Yesus hanya mau menumpang (Lukas 19:5).
- PERBEDAAN PALING PENTING ADALAH RESPON. Orang muda kaya raya itu menjadi kecewa lalu pergi dengan sedih karena banyak hartanya (Markus 10:22). Sedangkan Zakheus, meresponi Yesus dengan benar “Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita” (Lukas 19:6).
Dalam konteks ini, Zakheus menerima Yesus yang adalah Firman (Yohanes 1:1), sehingga Firman yang sanggup memisahkan jiwa & roh itu, tidak hanya menjamah jiwa tapi juga menjamah roh Zakheus dan mengubah hidupnya!
Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: ”Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
Firman itulah yang memerdekan hidup seseorang! Ketika Firman itu masuk dalam hidup Zakheus, Zakheus diubahkan dan tidak pernah sama lagi!
“Telah terjadi keselamatan bagi rumah ini”
Maukah kita menerima Firman itu?
“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah.”
Dalam bahasa aslinya “penurut” artinya “READY, WILLING”
Roh kita sebenarnya selalu siap untuk diubahkan.
Roh kita juga sebenarnya selalu MAU untuk diubahkan oleh Firman Tuhan!
Kalau kita tidak hidup dalam Firman Tuhan, kita akan selalu hidup dalam kekalahan dalam nafsu duniawi.