/ LIVING THE LIFE OF THE PROMISE KEEPER FAMILY

Ps. George Rudi Pasaribu

LIVING THE LIFE OF A PROMISE KEEPER FAMILY

Ps. George Rudi Pasaribu

F-amily

A-ltar of Worship

M-ission

I-ntegrity

L-oving & Caring

Y-ounger

Tuhan tidak pernah gagal menepati janji-Nya; kitalah yang sering gagal untuk berpegang teguh pada janji-Nya.

'Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?'

Bilangan 23:19

'Dari segala yang baik yang dijanjikan Tuhan kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi.'

Yosua 21:45

'sebab Ia, yang menjanjikannya, setia. '

Ibrani 10:23b

'Bagaimana kita hidup sebagai penjaga janji dari Tuhan?'

1 Kor. 15:58

Seringkali karena himpitan hidup kita malah mengikuti kebiasaan yang populer yang sedang dilakukan padahal itu bukan kebenaran yang dijanjikan Tuhan.

Never give up, Never lost faith!

Mengapa orang percaya diuji oleh masalah ?

  1. Untuk menguji kemurnian dari iman kita.
  2. Karena Iblis cemburu kepada manusia.

Seperti Ayub, suka dan duka pun dia tetap perpegang teguh kepada janji Tuhan.

a. Stand firm – berdiri teguh dalam iman

Agar kita tidak tergoyahkan , maka kita harus berakar dan tertanam yang kuat pada Firman Tuhan

Tetap percaya meskipun situasi terasa sulit

Gunung - berbicara soal masalah namun bicara juga soal perjumpaan kita dengan Tuhan.

The Place where you are tested can become the place where you are Glorified.

b. Unmovable – Tak tergoyahkan di tengah tantangan

Jangan Goyah = Tidak tergoyahkan , tidak terpindahkan , tidak teralihkan = tidak terpengaruh dengan apapun yang sedang terjadi diluar sana.

Kebahagiaan bukan berbicara soal kepemilikan akan sesuatu , tetapi kebahagiaan ditentukan oleh kepuasan diri sendiri.

Kita harus kencangkan grip kita terhadap Firman Tuhan, pegang janji Tuhan erat-erat agar saat kita terkena terpaan angin badai itu, kita tidak tergoyahkan.

Faith is not the absence of storms, but the unwavering trust in the One who calms them.

c. Faithful - Setia dalam pelayanan dan persekutuan

Faithfulness is not about what we did at the beginning, but what we are still doing until today.

Bukan soal apa yang membuat kita menggebu-gebu di awal, tapi apakah kita masih memiliki nyala yang sama hingga hari ini.

Bukan soal apa yang kita ikuti di awal, tapi apakah kita masih mengikutinya hingga saat ini.

Bukan soal apakah kita berkomitmen diawal, tapi apakah kita masih berkomitmen hingga saat ini?

Giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan, dalam mengikut Tuhan justru harus semakin meningkat.

Bukan soal apa yang kita mulai, tapi apa yang masih kita lakukan hingga saat ini.

Kita harus bersekutu dengan Tuhan, terkoneksi dengan Tuhan, terhubung dengan Tuhan baru kita bisa menyerap segala yang baik dari atas akan mengalir kebawah.

Jangan biarkan mezbah kita berabu, tapi terus bangun mezbah yang kuat.

'Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya! '

Pengkhotbah 4:10

©2022 GBI Tabgha Batam. All Rights Reserved.