/ LIVEWORTH LIVING

Ps. Hanny Andries

LIVEWORTH LIVING
–Ps. Hanny Andries

Yohanes 6:27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."

Kita harus lebih bergairah lagi mengejar dan berkorban lebih banyak untuk mendapatkan sesuatu yang besar, yaitu kekekalan.

Ada 4 Hal yang perlu diperhatikan di dalam kehidupan:

1) Lihat ke Belakang, artinya belajar dari pengalaman (bukan untuk terikat dengan masa lalu).
2) Lihat ke Depan, artinya temukan harapan.
3) Lihat Sekeliling, artinya pahami kenyataan.
4) Lihat ke Dalam, artinya bangkitkan iman!

Seringkali ada orang yang menua dalam penyesalan,
* Menyesali pekerjaan yang tidak dikerjakan.
* Menyesali perkataan yang tidak dikatakan.
* Menyesali cinta yang tidak diucapkan.
* Menyesali mimpi yang terabaikan.

Efesus 5:15-16 berkata untuk perhatikan bagaimana kita hidup, pergunakan waktu yang ada, dan lakukan apa yang perlu dilakukan sesuai kehendak Tuhan.

Agar tidak menyesal, maka kita harus menjalani hidup yang bermakna dengan,
* Bekerja maksimal.
* Mengasihi keluarga dengan maksimal.
* Berkarya bagi sesama dengan maksimal.

Kolose 3:23, Always do your best, karena intinya adalah kita melakukan yang terbaik di dalam kehidupan kita.

Jangan pernah berharap menjadi orang sukses, tetapi berusahalah menjadi orang yang bermakna sebab hidup ini begitu berharga. Kesuksesan sejati adalah hidup yang bermakna bagi Tuhan, bagi sesama, bagi keluarga, dan bagi diri sendiri.

Jika kita hanya bekerja demi mendapatkan uang, maka yang akan kita dapatkan hanyalah uang. Namun, jika kita bekerja semata-mata demi melayani kebutuhan sesama dengan peduli dan mau berbagi, maka berkat pun akan senantiasa mengalir dalam hidup kita.

Kita hidup dari apa yang kita peroleh, namun kita membuat kehidupan dari apa yang kita berikan
– Sir Winston Churchill

Oleh karena itu lebih penting bagi kita untuk menjadi kaya dalam kebajikan (1 Timotius 6:17-18). Semua orang berawal dan berakhir dalam keadaan yang sama (Ayub 1:21), perbedaannya bagaimana setiap orang mengisi kehidupan di antara awal dan akhir tersebut.

Matius 25 berkata, untuk memisahkan tawanan domba dan kambing atau memisahkan orang yang masuk surga atau neraka adalah dengan satu pertanyaan, yaitu "Apa yang kau perbuat untuk saudara-saudara-Ku yang hina ini?"

Sebab apa yang kamu lakukan terhadap mereka, kamu sudah melakukannya untuk Tuhan.

©2022 GBI Tabgha Batam. All Rights Reserved.