/ LIVING IN FREEDOM

Ps. Andre Djaafar

LIVING IN FREEDOM
– Ps. Andre Djaafar

Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka." (Yohanes 8:36).

Di dalam kekristenan, kita seratus persen merdeka (benar-benar merdeka). Kita diberikan free will (kehendak bebas), dimana kita bebas melakukan hal yang benar/salah/abu-abu.

Kehendak bebas adalah mengambil tanggung jawab atas kemerdekaan yang Tuhan berikan kepada kita.

Galatia 5:13 — Jangan pergunakan kemerdekaan untuk berbuat dosa, tetapi pergunakanlah untuk melayani.

Keluaran 21:2-6 — Kisah seorang hamba yang dimerdekakan namun memilih untuk tetap menjadi hamba karena ia mengasihi tuan, istri, dan anaknya, sehingga ia pun bekerja pada tuannya seumur hidup.

Hidup sebagai orang merdeka = Hidup sebagai hamba Allah (1 Petrus 2:16).
Tuhan telah memerdekakan kita sehingga kita mengambil tanggung jawab dengan memilih untuk melayani.

Apa yang menjadi bagian bagi orang yang memilih menjadi hamba-hamba Allah?
Tuhan akan memberikan perkenanan-Nya sehingga meskipun kita hamba kita berhak mendapat warisan anak (Yesaya 54:12-17).

Kita memiliki raja-raja di bumi, tetapi yang lebih penting dari itu adalah kita memiliki Raja di atas segala raja. Untuk mengambil hati raja di bumi, kuncinya adalah ambil hati Raja di atas segala raja dahulu (Amsal 21:1).

Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah (Roma 14:12).

©2022 GBI Tabgha Batam. All Rights Reserved.