PARTNERING WITH GOD
Ps. Andre Djaafar
Tuhan mendengarkan doa Yosua untuk memberhentikan matahari. Karena Tuhan berpartner dengan Yosua, maka permintaan Yosua pasti Tuhan Jawab (Yosua 10:12-14).
Unsur untuk berpartner dengan Tuhan adalah:
TRUST—KEPERCAYAAN
* Bisa kah Tuhan mempercayai kita?
Kepercayaan harus diupayakan bukan diberikan. Ada 2 unsur untuk mendapatkan kepercayaan Tuhan:
1) Memegang perkataan/janji/komitmen kita (Yosua 10:1-8).
Pada saat berperang melawan orang Amori, Yosua langsung bergerak tanpa bertanya kepada Tuhan, karena ia tau dia menepati komitmennya. Yosua memegang perjanjian persahabatannya walau ia ditipu (Yosua 9:3-8,15-20).
Tepatilah nazarmu, kalau tidak lebih baik tidak bernazar sama sekali (Pengkhotbah 5:3-5).
Ketika kita berpartner dengan Tuhan dan kita dipercayai Tuhan, Tuhan dapat melakukan lebih banyak daripada yang kita doakan.
2) Jangan Malas.
Setelah berperang, mereka harus membagi-bagi lahan. Namun ada 7 suku yang tidak mengambil lahannya karena mereka malas (Yosua 18:3). Sedangkan Yosua langsung bergerak setelah perang tanpa beristirahat dulu.
Kemalasan dan Kemiskinan adalah bersaudara.
Perumpamaan Talenta (Matius 25:14-30).
Kalau kita berpartner dengan Allah, Tuhan akan menjadikan kita pemegang saham-Nya yang besar.
1 Korintus 4:1-2
"Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah. Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai".
Kepercayaan dibangun bukan dengan perkataan tetapi perbuatan.