/ ROH YANG BERNYALA-NYALA

Ps. George Rudi Pasaribu

ROH YANG BERNYALA-NYALA
Ps. George Rudi Pasaribu

Roma 12:11
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

Setelah kita dibaptis Roh Kudus, selanjutnya kita harus senantiasa dipenuhi Roh Kudus (setiap hari).

– Bernyala-nyala = Passion, Gairah
– Roh yang bernyala-nyala = Keinginan yang membara, keinginan yang sangat kuat, keinginan yang sungguh-sungguh, semangat yang berkobar-kobar atau antusiasme untuk menyenangkan Tuhan, untuk melakukan kehendak Tuhan, dan untuk memuliakan Tuhan dengan cara apapun juga.

Tuhan ingin kita hidup dengan passion atau penuh semangat di seluruh kehidupan kita.

PASSION
Kolose 3 : 23
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Dalam segala sesuatu, diawasi atau tidak diawasi, lakukanlah seperti untuk Tuhan. Lakukan dengan tidak kurang dari yang terbaik dengan melibatkan Tuhan (En-theos : di dalam Tuhan

SEGENAP (Matius 22:36-38)
Tuhan selalu memberikan yang full, jadi lakukan juga kepada Tuhan dengan tidak tanggung-tanggung, dengan cara:

1. Mencari Tuhan dengan antusiasme
2. Mengasihi Tuhan dengan antusiasme
3. Melayani Tuhan dengan antusiasme
4. Mempercayai Tuhan dengan antusiasme

Roma 12:11 "Biarlah.." artinya tidak otomatis, melainkan menunjukkan sebuah pilihan dan kedisiplinan.

Disiplin yang perlu kita miliki:
– Disiplin internal, yaitu disiplin dalam doa, disiplin dalam persekutuan pribadi (solitude), disiplin dalam puasa (menguasai diri)
– Disiplin eksternal, yaitu disiplin dalam buah-buah Roh—kehidupan kita sehari-hari (Galatia 5:22-23)
– Disiplin komunal, yaitu disiplin dalam lingkungan bermasyarakat. Iman itu ekslusif, tetapi bermasyarakat harus tetap inklusif (Galatia 5:16).

Wahyu 3:15-16
Orang yang suam-suam kuku tandanya tidak punya motivasi, melayani hanya untuk identitas, ikut Tuhan tidak punya tujuan, tidak konsisten, suka menunda (mau tapi tidak sekarang).

Baptisan Roh Kudus yang kita terima adalah tanda awal, dan selanjutnya yang harus kita miliki adalah senantiasa dipenuhi Roh Kudus, yaitu roh kita bernyala-nyala dalam seluruh lini kehidupan kita.

©2022 GBI Tabgha Batam. All Rights Reserved.