/ AKU MILIK KRISTUS - Part 4

DEVOTION 06/08/2026

AKU MILIK KRISTUS Part 4

DIKUATKAN OLEH KUASA KEMULIAAN-NYA

—————————————

Kolose 1:11

"…dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar."

Doa Paulus kembali mengejutkan kita.

Ia tidak berdoa,

"Tuhan, jauhkan mereka dari setiap masalah."

Ia juga tidak berkata,

"Buatlah hidup mereka selalu mudah."

Sebaliknya, Paulus berdoa,

"Kuatkan mereka."

Mengapa?

Karena Tuhan tidak selalu menghilangkan badai.

Sering kali, Tuhan justru memakai badai untuk membentuk orang yang berada di dalamnya.

Allah lebih tertarik membangun karakter kita daripada sekadar mengubah keadaan kita.

Banyak orang menganggap kuasa Allah hanya terlihat ketika mujizat terjadi.

Padahal Alkitab menunjukkan bahwa kuasa Allah juga nyata ketika seseorang tetap berdiri teguh di tengah penderitaan.

  • Kuasa Allah bukan hanya sanggup membuka Laut Teberau.
  • Kuasa yang sama juga sanggup membuat Daniel tetap setia di gua singa.
  • Kuasa itu membuat tiga sahabat Daniel tetap menyembah Tuhan di dalam dapur api.
  • Kuasa itu menguatkan Paulus dan Silas untuk tetap menyanyikan pujian di dalam penjara.

Dan kuasa yang sama tersedia bagi kita hari ini.

Kuasa Allah bukan hanya membuat kita menang.

Kuasa Allah membuat kita tetap setia sampai kemenangan itu datang.

Kadang-kadang Tuhan mengubah keadaan dalam sekejap.

Namun tidak jarang, Ia lebih dahulu mengubah hati, iman, dan karakter kita selama kita menantikan jawaban-Nya.

Mukjizat terbesar bukan selalu perubahan situasi.

Sering kali, mukjizat terbesar adalah ketika hati kita tetap dipenuhi damai, iman, dan pengharapan di tengah situasi yang belum berubah.

Kekuatan yang Tuhan Berikan

Ketika Roh Kudus menguatkan kita, kekuatan itu bukan hanya untuk melakukan perkara-perkara besar.

Ia memberi kita kekuatan untuk:

  • mengampuni orang yang telah melukai kita,
  • tetap berharap ketika jalan keluar belum terlihat,
  • tetap hidup kudus di tengah dunia yang penuh kompromi,
  • tetap mengasihi ketika kasih kita tidak dibalas,
  • tetap setia meskipun tidak dihargai,
  • tetap berdoa ketika langit terasa sunyi,
  • tetap percaya ketika mata belum melihat jawabannya.

Inilah kekuatan yang berasal dari kuasa kemuliaan Allah.

Bukan kekuatan manusia.

- Bukan hasil tekad semata.

- Melainkan karya Roh Kudus di dalam hati orang percaya.

Setiap kali menghadapi pergumulan, kita sering berdoa,

"Tuhan, ubahlah situasiku."

Tidak ada yang salah dengan doa itu.

Namun hari ini, cobalah tambahkan satu doa lagi:

"Tuhan, ubahlah aku selama aku menantikan Engkau."

Mintalah agar Roh Kudus memberi kekuatan untuk tetap mengasihi, tetap jujur, tetap berpengharapan, dan tetap setia.

Jangan ukur kuasa Tuhan hanya dari seberapa cepat masalah selesai.

Lihatlah juga bagaimana Tuhan sedang membentuk hati kita menjadi semakin serupa dengan Kristus.

Karena pada akhirnya, kemenangan terbesar bukanlah ketika badai berhenti.

Melainkan ketika iman kita tetap teguh di tengah badai yang masih berkecamuk.

Tindakan praktis Hari Ini

Ambil satu pergumulan yang sedang Anda hadapi saat ini.

  • Tuliskan di selembar kertas: “Tuhan, ubahlah aku di tengah situasi ini.”

Doakan secara spesifik agar Roh Kudus memberi kekuatan untuk satu hal praktis hari ini. (misalnya: tetap tenang, atau tidak mengeluh).

Lakukan satu tindakan nyata yang menunjukkan ketekunan dan kesabaran di tengah situasi tersebut.

______________

Pertanyaan untuk Direfleksikan

  • Saat ini, apakah saya lebih sibuk meminta Tuhan mengubah keadaan daripada meminta-Nya mengubah hati saya?
  • Di area mana saya paling membutuhkan kekuatan Roh Kudus hari ini?
  • Apakah orang lain dapat melihat damai dan keteguhan Kristus melalui cara saya menghadapi pencobaan?

"Kuasa Allah tidak hanya terlihat ketika badai berhenti, tetapi ketika seorang percaya tetap setia meskipun badai belum berlalu.”

______________

Doa

Bapa yang penuh kasih,

Terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan kami dalam setiap musim kehidupan.

  • Ketika kami lemah, Engkau adalah sumber kekuatan kami.
  • Ketika kami takut, Engkau adalah pengharapan kami.
  • Ketika kami hampir menyerah, Roh Kudus menopang kami dengan kuasa-Mu.

Hari ini kami tidak hanya meminta agar Engkau mengubah keadaan kami.

Kami juga memohon agar Engkau mengubah hati kami.

Berikan kami kekuatan untuk mengampuni, tetap berharap, hidup kudus, mengasihi tanpa syarat, dan tetap setia sampai akhir.

Biarlah kuasa kemuliaan-Mu bekerja di dalam kami, sehingga kehidupan kami menjadi kesaksian bahwa kasih karunia-Mu sungguh cukup, dan kuasa-Mu menjadi sempurna di dalam kelemahan kami.

Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa.

Amin.

______________

Aplikasi Pemuridan Hari Ini

Hari ini, latihlah diri untuk tidak hanya menjadi “pendoa perubahan situasi”, tetapi juga “murid yang bersedia dibentuk di tengah situasi”.

Tanyakan dengan jujur kepada Tuhan:

  • “Tuhan, karakter apa yang sedang Engkau bentuk dalam diriku melalui pergumulan ini?”
  • “Apakah aku sedang belajar sabar, rendah hati, atau setia?”
  • “Apakah aku sudah merespons masalah ini dengan iman atau dengan keluhan?”

Sebagai murid Kristus, kita dipanggil untuk melihat setiap tekanan sebagai ruang pembentukan, bukan hanya beban yang harus segera dihilangkan.

©2022 GBI Tabgha Batam. All Rights Reserved.