AKU MILIK KRISTUS Part 3
BERTUMBUH DALAM PENGENALAN AKAN ALLAH
————————————————————-----------------------
"…dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah."
Inilah salah satu doa Paulus yang paling indah.
- Ia tidak berdoa supaya jemaat hanya memiliki lebih banyak pengetahuan.
- Ia berdoa supaya mereka bertumbuh dalam pengetahuan yang benar akan Allah.
- Ia berdoa supaya mereka bertumbuh dalam pengenalan akan Allah.
Perhatikan baik-baik.
Paulus tidak berkata,
”Tahu tentang Allah."
Tetapi,
”Pengenalan akan Allah.”
Keduanya sangat berbeda.
- Seseorang dapat mengetahui banyak fakta tentang Yesus—kelahiran-Nya, mukjizat-Nya, salib-Nya, bahkan mampu menjelaskan ayat-ayat Alkitab dengan sangat baik.
- Namun belum tentu ia benar-benar mengenal Yesus secara pribadi.
Sama seperti kita dapat membaca biografi seseorang, mengetahui riwayat hidupnya, bahkan menghafal semua prestasinya, tetapi belum pernah memiliki hubungan dengannya.
Pengetahuan dapat diperoleh dari membaca.
Tetapi pengenalan yang benar lahir dari hubungan.
Itulah sebabnya Paulus menggunakan kata yang menunjuk kepada pengenalan yang
- semakin dalam,
- semakin akrab, dan
- semakin nyata melalui pengalaman hidup bersama Tuhan.
Semakin lama kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita mengetahui isi hati-Nya.
- Kita mulai memahami cara-Nya bekerja.
- Kita belajar mempercayai-Nya ketika keadaan tidak masuk akal.
- Kita belajar tetap tenang ketika doa belum dijawab.
- Kita belajar melihat kesetiaan-Nya, bukan hanya pada saat mujizat terjadi, tetapi juga ketika Ia menopang kita melewati lembah yang gelap.
Mengenal Allah bukanlah tujuan yang selesai dalam satu hari.
Ini adalah perjalanan seumur hidup.
Bahkan di dalam kekekalan nanti, kita akan terus menikmati keindahan mengenal Pribadi-Nya yang tidak terbatas.
- Semakin kita mengenal Tuhan,
- semakin kita mempercayai-Nya,
- semakin kita mengasihi-Nya,
- semakin kita taat kepada-Nya,
- semakin kita menyerahkan hidup kita kepada-Nya.
Orang yang mengenal Tuhan tidak mudah goyah oleh keadaan.
Ia tahu kepada siapa ia percaya.
Seperti yang dikatakan Paulus,
"Aku tahu kepada siapa aku percaya." (2 Timotius 1:12)
Banyak orang menyediakan waktu setiap hari untuk membaca berita, media sosial, atau mempelajari berbagai hal yang menarik perhatian mereka.
Namun, berapa banyak waktu yang sungguh-sungguh kita sediakan untuk mengenal Tuhan?
Mengenal Allah bukan hanya membaca Alkitab agar selesai satu pasal.
Tetapi membaca dengan hati yang bertanya,
"Tuhan, hari ini Engkau sedang menyatakan seperti apakah diri-Mu kepadaku?”
Ketika berdoa, jangan hanya datang membawa daftar permohonan.
Luangkan waktu untuk berdiam diri, menyembah, mendengarkan suara-Nya, dan menikmati hadirat-Nya.
Bangunlah kebiasaan untuk melihat tangan Tuhan dalam setiap peristiwa hidup.
- Saat doa dijawab, kenallah Dia sebagai Allah yang setia.
- Saat doa belum dijawab, kenallah Dia sebagai Allah yang bijaksana.
- Saat menghadapi badai, kenallah Dia sebagai Allah yang tidak pernah meninggalkan.
Setiap musim kehidupan adalah kesempatan untuk mengenal satu sisi lagi dari karakter-Nya yang mulia.
Tindakan praktis hari ini.
Setelah itu, lakukan satu tindakan ketaatan hari ini yang lahir dari pengenalan itu—misalnya:
- mengampuni seseorang yang masih kamu simpan dalam hati,
- bersyukur secara nyata dalam situasi yang sulit,
- berhenti mengeluh dan menggantinya dengan ucapan syukur,
- atau mempercayakan satu kekhawatiran kepada Tuhan tanpa mengambilnya kembali.
Biarkan pengenalan akan Tuhan menghasilkan langkah nyata, bukan hanya perasaan rohani.
Pertanyaan untuk Direfleksikan
- Apakah selama ini saya lebih banyak mengumpulkan pengetahuan tentang Tuhan daripada membangun hubungan dengan Tuhan?
- Apakah doa-doa saya lebih banyak berisi permintaan, atau juga dipenuhi kerinduan untuk mengenal hati-Nya?
- Hari ini, sisi apakah dari karakter Tuhan yang sedang ingin Dia nyatakan kepada saya?
"Tujuan hidup orang percaya bukan sekadar mengetahui lebih banyak tentang Tuhan, tetapi semakin hari semakin mengenal Pribadi-Nya."
____________
Doa
Bapa di surga,
Terima kasih karena Engkau bukan Allah yang jauh, melainkan Bapa yang mengundang kami hidup dalam hubungan yang intim dengan-Mu.
Ampunilah kami jika selama ini kami lebih sibuk mencari pengetahuan daripada mencari hadirat-Mu.
Ajarlah kami untuk bukan hanya mengetahui firman-Mu, tetapi mengenal hati-Mu.
Bawalah kami semakin dekat kepada-Mu, sehingga kami semakin mempercayai-Mu, semakin mengasihi-Mu, semakin taat kepada-Mu, dan semakin menyerahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan-Mu.
Biarlah setiap pengalaman hidup—baik sukacita maupun air mata—menjadi kesempatan untuk mengenal-Mu lebih dalam.
Bentuklah kami menjadi murid-murid yang tidak hanya mengenal nama-Mu, tetapi hidup dalam persekutuan yang akrab dengan-Mu setiap hari.
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa.
Amin.
_____________
Aplikasi Pemuridan Hari Ini
Hari ini, ambillah waktu khusus minimal 10–15 menit untuk diam di hadapan Tuhan tanpa daftar permintaan.
Fokuskan hati hanya untuk mengenal Dia.
Gunakan doa sederhana ini:
“Tuhan, apa yang Engkau ingin aku ketahui tentang Engkau hari ini?”
Lalu diamlah. Baca satu bagian Alkitab dengan perlahan (misalnya Mazmur atau Injil), dan catat satu hal tentang karakter Tuhan yang kamu lihat hari ini.
Setelah itu, lakukan satu tindakan ketaatan kecil yang lahir dari pengenalan itu—misalnya mengampuni seseorang, bersyukur dalam situasi sulit, atau mempercayakan satu kekhawatiran kepada Tuhan.