CYPRUS CEDAR (Bagian 2) - AKAR YANG DIPERDALAM OLEH BADAI
Cyprus Cedar memiliki satu keunikan lagi.
Ia bukan pohon aras yang paling tinggi. Bahkan dibandingkan jenis aras lainnya, ukurannya relatif lebih pendek.
Namun para ahli botani mengamati sesuatu yang luar biasa. Karena hidup di tanah yang tipis dan keras, pohon ini mengembangkan sistem akar yang jauh lebih luas untuk bertahan hidup.
Semakin sulit lingkungannya… semakin serius ia memperluas akarnya.
Inilah prinsip Kerajaan Allah.
Sering kali kita berdoa agar Tuhan mengubah keadaan.
Padahal Tuhan sedang memakai keadaan untuk mengubah kedalaman akar kita.
Kita ingin jalan yang mudah.
Tapi Tuhan akan membangun fondasi yang kuat terlebih dahulu.
Kita meminta badai segera berlalu.
Tuhan justru sedang mengajari kita bagaimana tetap berdiri ketika badai belum berhenti.
Tidak ada Cyprus Cedar yang bertumbuh di rumah kaca.
- Ia dibentuk di gunung.
- Di antara bebatuan.
- Di tengah angin yang keras.
- Di lereng yang berbahaya.
Namun justru di sanalah ia menjadi pohon yang mampu bertahan selama puluhan bahkan ratusan tahun. Bahkan ikut mempertahankan lingkungannya dari bahaya longsor.
Bukankah demikian pula kehidupan orang percaya?
- Banyak orang menganggap musim sulit sebagai tanda bahwa Tuhan meninggalkan mereka.
- Padahal sering kali musim sulit adalah tanda bahwa Tuhan sedang memperdalam akar mereka.
Akar
- Tidak pernah bertumbuh di permukaan.
- Ia bertumbuh dalam kegelapan.
- Dalam tekanan.
- Dalam kesunyian.
- Dalam proses yang panjang.
Karena Tuhan mengetahui sesuatu yang sering tidak kita pahami.
Pohon yang akan dipakai-Nya untuk menghadapi badai besar harus memiliki akar yang jauh lebih dalam daripada yang terlihat.
Mungkin hari-hari ini engkau sedang merasa:
- Hidupmu penuh tekanan.
- R88;Doa belum terjawab.
- R88;Pintu-pintu belum terbuka.
- R88;Beban terasa semakin berat.
Jangan terburu-buru menyimpulkan bahwa Tuhan sedang menghukummu.
Bisa jadi Ia sedang memperluas wilayah akar imanmu.
Sebab Tuhan lebih tertarik membangun karakter daripada sekadar menciptakan kenyamanan.
Ia tidak sedang mempersiapkan kita untuk hidup yang mudah.
Ia sedang mempersiapkan kita untuk panggilan yang besar.
Karena itu jangan iri melihat orang lain yang tampaknya bertumbuh lebih cepat.
Setiap pohon memiliki medan penugasannya sendiri.
Cyprus Cedar tidak ditanam untuk berlomba menjadi yang tertinggi.
Ia ditanam untuk menjaga lereng gunung agar tetap tegak.
Demikian pula hidup kita.
Tuhan tidak meminta kita menjadi seperti orang lain.
Ia hanya meminta kita berakar dalam Dia.
Hari ini Roh Kudus seakan kembali mengingatkan kita melalui serial pohon aras:
- Tetap tinggi dalam visi seperti Lebanon Cedar.
- Tetap harum dalam karakter seperti Atlas Cedar.
- Tetap bernyanyi di tengah badai seperti Deodar Cedar.
- Dan tetap terhubung dalam akar seperti Cyprus Cedar.
Maka engkau akan tetap tegak berdiri…
sekalipun banyak orang mulai tumbang.
Aplikasi
- Jangan membenci musim yang sedang Tuhan izinkan.
- Gunakan setiap tekanan untuk semakin berakar dalam Firman.
- Bangun kehidupan doa yang lebih dalam.
- Tetaplah berada dalam komunitas yang sehat.
- Dan izinkan Roh Kudus membentuk karakter yang tahan badai.
Karena orang yang akarnya paling dalam biasanya adalah orang yang paling tenang ketika badai datang.
Refleksi pribadi
- Apakah saya sedang menolak proses yang Tuhan izinkan?
- Dalam area apa Tuhan sedang memperdalam akar hidup saya?
- Apakah saya lebih mengejar kenyamanan daripada kedewasaan rohani?
Doa
Tuhan, aku percaya setiap musim dalam hidupku berada di bawah kendali-Mu. Ketika jalanku terasa terjal dan penuh tekanan, tolong aku untuk tidak bersungut-sungut, tetapi melihat tangan-Mu yang sedang memperdalam akar imanku. Tanamkan aku semakin dalam di dalam Firman-Mu, kuatkan aku melalui tubuh Kristus, dan jadikan hidupku kokoh menghadapi setiap badai. Pakailah hidupku untuk menguatkan banyak orang dan memuliakan nama-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.