MENGHADIRKAN KEHARUMAN KRISTUS
SAMBUNGAN - BAGIAN KE2
“Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan amarah.”
ORANG YANG BERAKAR, BERTUMBUH DAN BERBUAH, Semakin hidupnya ditekan, semakin nyata karakter Kristus terpancar.
- Tetap lembut sekalipun diperlakukan tidak adil.
- Tetap mengampuni ketika disakiti.
- Tetap membawa damai ketika orang lain memilih pertengkaran.
Karena yang keluar dari hidupnya bukan reaksi daging, melainkan aroma Kristus.
Paulus berkata,
“Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus…” (2 Korintus 2:15)
Allah tidak hanya memanggil kita menjadi orang yang benar.
Ia memanggil kita menjadi orang yang MENGHADIRKAN KEHARUMAN KRISTUS di mana pun kita berada.
Hari ini dunia tidak kekurangan orang yang pintar berbicara.
Dunia sedang haus melihat orang percaya yang
- Tetap penuh kasih ketika dihina,
- Tetap rendah hati ketika dipuji, dan
- Tetap menjadi pembawa damai ketika semua orang sedang saling menyerang.
Itulah kehidupan yang mengeluarkan “aroma Atlas cedar.”
Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. (Roma 8:19)
Sekalipun suasana kantor penuh tekanan.
- Target tidak tercapai.
- Semua orang mulai saling menyalahkan.
- Gosip beredar.
- Nada bicara meninggi.
Di tengah suasana itu Tuhan hadirkan Anda untuk:
- Tidak ikut memperkeruh keadaan.
- Tidak menyebarkan gosip.
- Tidak membalas dengan emosi.
- Tetap tenang, dan MEMILIH kata-kata yang membangun, meredakan kegeraman dan mendamaikan.
Orang mungkin tidak selalu akan ingat apa yang Anda katakan.
Tetapi mereka akan selalu ingat SUASANA YANG ANDA HADIRKAN.
YAITU KEHARUMAN KRISTUS.
“Karakter sejati tidak terlihat ketika hidup berjalan mudah, tetapi ketika hidup menghadapi tekanan.”
“Tekanan tidak menciptakan karakter.
Tekanan hanya menyingkapkan karakter yang Anda sembunyikan.”
Refleksi
- Apakah perkataan Anda mendatangkan damai sejahtera atau membangkitkan pertengkaran?
- Apakah sikap Anda menyebarkan aroma SURGA atau aroma NERAKA?
Doa
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan aku dalam setiap musim kehidupan. Ketika tekanan datang, jangan biarkan yang keluar dari hidupku adalah kemarahan, kepahitan, keputusasaan atau kata-kata yang pedas.
Penuhilah aku dengan Roh Kudus sehingga yang terpancar melalui perkataan, sikap, dan tindakanku adalah kasih, damai sejahtera, kelemahlembutan, dan keharuman Kristus.
Jadikan aku pembawa damai di tengah dunia yang penuh konflik, sehingga melalui hidupku banyak orang dapat mengenal-Mu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.