DUA SUMBER KEKUATAN bagi ORANG BENAR
Walaupun secara botani pohon korma dan aras memiliki sistem akar yang berbeda-beda, tapi keduanya menggambarkan dua sumber kekuatan yang Tuhan sediakan bagi orang benar:
- Korma mencari air ke bawah.
- Aras menerima embun dari atas.
Keduanya sama-sama hidup, bertumbuh, dan kuat, tetapi cara mereka menerima kehidupan berbeda.
KORMA: MENCARI AIR KE BAWAH
Pohon korma hidup di gurun.
Ketika permukaan tanah kering dan panas, ia tidak menyerah.
Ia mengirimkan akarnya semakin dalam mencari sumber air yang tersembunyi.
Semakin keras musimnya, semakin dalam akarnya.
Ada musim ketika Tuhan tidak mengubah keadaan di sekitar kita.
Langit terasa tertutup.
Jawaban doa terasa lambat.
Situasi tidak berubah.
Pada musim seperti itu Tuhan berkata:
“Masuklah lebih dalam.”
Lebih dalam dalam:
- Dalam doa,
- Dalam penyembahan,
- Dalam firman Tuhan,
- Dalam persekutuan dengan Roh Kudus.
Krisis bukan waktunya menjauh dari Tuhan.
Krisis adalah waktunya menggali lebih dalam. Sampai menemukan sumber air yang selama ini tersembunyi.
Tuhan sedang memanggil kita untuk meninggalkan kekristenan yang dangkal.
Karena musim yang akan datang membutuhkan akar yang lebih dalam.
ARAS: MENERIMA EMBUN DARI ATAS
Pohon aras tumbuh di pegunungan tinggi.
Ia menerima embun dan kelembapan dari langit.
Bahkan ketika hujan tidak turun, embun pagi menjadi sumber kehidupan.
Embun dalam Alkitab sering menjadi simbol:
- Hadirat Tuhan,
- Penyegaran Roh Kudus,
- Kemurahan Tuhan,
- Pengurapan dari surga.
Ada musim ketika Tuhan tidak meminta kita menggali lebih dalam.
Ada musim ketika Tuhan berkata:
“Diamlah dan terimalah dari-Ku.”
Seperti Maria yang duduk di kaki Yesus.
Seperti para murid yang menunggu di loteng.
Seperti Gideon yang menantikan embun di atas guntingan bulu.
Ada kekuatan yang tidak berasal dari usaha manusia.
Ada penyegaran yang hanya bisa datang dari surga.
Pesan hari ini:
Tuhan sedang mencurahkan embun Roh Kudus kepada umat-Nya.
Banyak orang mencoba bertahan dengan kekuatan sendiri.
Padahal Tuhan ingin mereka hidup dari hadirat-Nya.
GABUNGAN KORMA DAN ARAS
Mazmur 92 tidak memilih salah satu.
Tuhan memilih keduanya.
Korma berkata:
“Carilah Tuhan lebih dalam.”
Aras berkata:
“Terimalah dari Tuhan lebih banyak.”
Korma berbicara tentang disiplin rohani.
Aras berbicara tentang anugerah ilahi.
Korma berbicara tentang pencarian.
Aras berbicara tentang penerimaan.
Korma berbicara tentang akar.
Aras berbicara tentang embun.
Dalam musim seperti ini Tuhan sedang membangkitkan dua jenis umat:
- Umat korma
yang akarnya masuk semakin dalam ke dalam hadirat Tuhan.
- Umat aras
yang hidup dari embun Roh Kudus yang turun dari surga.
Hidup mereka tidak bergantung pada keadaan.
Mereka hidup dari sumber yang tidak dapat dijangkau dunia.
Karena itu ketika dunia menjadi semakin kering, mereka tetap hijau.
Ketika dunia kehilangan pengharapan, mereka tetap berbuah.
Ketika dunia terguncang, mereka tetap berdiri.
“Korma mengajarkan kita menggali lebih dalam ketika bumi menjadi kering. Aras mengajarkan kita menerima lebih banyak ketika surga menurunkan embun.
Orang benar hidup dari keduanya: akar yang mencari Tuhan dan hati yang menerima dari Tuhan.”
Doa
Bapa Surgawi,
Terima kasih untuk firman-Mu hari ini. Jadikan kami seperti pohon korma yang berakar dalam mencari sumber kehidupan dari-Mu, dan seperti pohon aras yang menerima embun penyegaran dari hadirat-Mu.
Di tengah krisis dan goncangan dunia, teguhkan iman kami, kuatkan hati kami, dan mampukan kami tetap berbuah bagi kemuliaan nama-Mu. Biarlah hidup kami menjadi kesaksian tentang kasih, kuasa, dan kesetiaan-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.