ORANG BENAR TIDAK HANYA BERTAHAN HIDUP — TETAPI TERUS MENGHASILKAN KEHIDUPAN
“Orang benar akan bertunas seperti pohon korma…”
Banyak orang hari-hari ini hanya berusaha bertahan hidup.
- Bertahan dari tekanan ekonomi.
- Bertahan dari kelelahan mental.
- Bertahan dari badai kehidupan.
- Bertahan dari kekecewaan dan tekanan dunia.
Tetapi Tuhan tidak memanggil orang benar hanya untuk “survive” — tetapi terus MENGHASILKAN KEHIDUPAN.
Pohon kurma adalah pohon yang unik.
Ia hidup di padang gurun.
- Di tempat panas.
- Di tempat keras.
- Di tempat minim air.
Namun justru di tengah gurun, pohon kurma:
- Tetap hijau,
- Tetap bertumbuh,
- Tetap menghasilkan buah,
- dan bahkan melahirkan tunas baru di sekitar induknya.
Itulah gambaran kehidupan orang percaya.
Dunia boleh kering, tetapi hidup orang benar tetap menghasilkan kehidupan.
TUHAN TIDAK MEMANGGIL KITA MENJADI “KORBAN MUSIM”
Tetapi menjadi orang yang berakar dalam Tuhan sehingga tetap ada kehidupan yang mengalir keluar dari dirinya.
Tetap:
- Menguatkan orang lain,
- Mendoakan,
- Mengasihi,
- Memberi harapan,
- dan menjadi sumber kehidupan.
Karena akar mereka bukan di dunia, tetapi di hadirat Tuhan.
MENGHASILKAN KEHIDUPAN
Tidak selalu tentang hal besar.
Kadang:
- Satu doa menguatkan seseorang,
- Satu pelukan memulihkan hati,
- Satu pesan sederhana memberi harapan,
- Satu tindakan kasih menyelamatkan hidup orang lain.
Orang benar membawa atmosfer kehidupan ke mana pun ia pergi.
- Ketika dunia dipenuhi ketakutan, mereka membawa damai.
- Ketika dunia penuh kebencian, mereka membawa kasih.
- Ketika dunia kehilangan arah, mereka membawa terang Kristus.
👉🏾 “Pohon kurma tidak hanya hidup di padang gurun — ia mengubah gurun menjadi tempat kehidupan.”
👉🏾 “Ketika akar kita masuk lebih dalam ke hadirat Tuhan, hidup kita mulai menghasilkan kehidupan bagi orang lain.”
Mungkin badai sedang membuatmu lemah.
Atau padang gurun telah membuatmu kering.
Hari ini Tuhan berkata:
- Engkau masih bisa bertumbuh.
- Engkau masih bisa berbuah.
- Dan hidupmu masih bisa dipakai membawa kehidupan bagi banyak orang.”
Datanglah kembali kemata air kehidupan yaitu Tuhan Yesus.
Biarkan akar hidupmu masuk lebih dalam ke dalam hadirat-Nya. Maka engkau bukan hanya di segarkan tapi akan berbuah dan bertunas kembali.
DOA
Tuhan Yesus, aku tidak mau hanya bertahan hidup. Aku rindu hidupku menghasilkan kehidupan bagi orang lain. Pulihkan hati yang lelah, kuatkan iman yang mulai lemah, dan biarlah Roh-Mu membuat hidupku bertunas kembali. Tanamkan akar yang dalam di dalam hadirat-Mu, supaya hidupku tetap berbuah di setiap musim dan menjadi berkat bagi generasi berikutnya. Pakailah aku menjadi pembawa kehidupan, pengharapan, dan terang di tengah dunia yang kering ini. Dalam nama Yesus. Amin.