THE ENEMY ALWAYS ATTACKS CONNECTION
(Iblis Selalu Menyerang Keterhubungan Kita Dengan Tuhan)
Iblis tahu kalau connection-mu dengan Tuhan kuat, hidupmu akan penuh kuasa.
Karena itu yang sering diserang bukan langsung hidupmu, tetapi connection-mu dengan Tuhan:
- mulai malas doa,
- kehilangan haus akan firman,
- terlalu sibuk,
- mulai menjauh dari komunitas rohani,
- hati mulai dingin.
Pohon tidak mati dalam sehari.
Ia mati ketika akarnya terputus dari sumber air.
Samson kehilangan kekuatannya bukan dalam satu malam.
Sebelum rambutnya dipotong, Samson membiarkan hubungan-nya dengan Tuhan makin lama makin menjauh.
Sedikit kompromi demi sedikit kompromi membuat kekuatannya hilang.
Hati-hati dengan:
- kesibukan yang mencuri waktu doa,
- offense yang membuat menjauh,
- dosa kecil yang dibiarkan,
- kompromi yang perlahan mematikan roh.
Musuh tidak selalu datang seperti singa.
Kadang ia datang seperti distraksi/gangguan untuk mengalihkan kosentrasi.
“…Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” — 1 Korintus 15:33
Serangan iblis sering kali tidak dimulai dengan dosa besar, tetapi dengan distraksi kecil yang perlahan menggeser hati kita dari Tuhan.
Salah satu caranya adalah mengalihkan kita dari komunitas rohani yang membangun iman kepada komunitas duniawi yang perlahan mendinginkan kasih kita kepada Tuhan.
Awalnya terlihat biasa:
- mulai jarang bersekutu,
- kehilangan rasa haus akan firman,
- lebih nyaman dengan lingkungan yang tidak mengejar Tuhan,
- lebih banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang yang menarik hati menjauh dari hadirat Tuhan.
- Tanpa disadari, apa yang dulu terasa penting secara rohani mulai terasa biasa. Api doa melemah. Kepekaan rohani menurun. Hubungan dengan Tuhan menjadi dingin.
Iblis tahu bahwa komunitas sangat mempengaruhi arah hidup seseorang. Karena itu ia berusaha memisahkan kita dari orang-orang yang:
- menguatkan iman,
- menegur dalam kasih,
- mendorong kita bertumbuh,
- dan menjaga api rohani tetap menyala.
Komunitas rohani bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi tempat kita dikuatkan untuk tetap berjalan bersama Tuhan.
Coba renungkan:
Siapa yang paling banyak mempengaruhi pikiran, gaya hidup, dan kerohanian saya hari-hari ini?
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
1 Yohanes 2:15-17 (TB)
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Doa:
“Tuhan, jagalah hatiku dari setiap distraksi yang menjauhkan aku dari-Mu. Berikan aku komunitas yang membawa aku semakin dekat kepada hadirat-Mu dan tetap menyala dalam iman. Dalam nama Yesus, amin.”
Renungan singkat bagaimana iblis menyerang hubungan kita dengan Tuhan dengan cara mengalihkan kita dari gereja yang hidup kepada gereja yang agamawi.