LOVE IN ACTION - Closing part
———————————————————
Kasih yang Dinyatakan
Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
Kasih sering disalahpahami sebagai emosi. Padahal kasih sejati adalah keputusan untuk berbuat baik, bahkan saat tidak nyaman.
———————————————————
Perenungan pribadi.
1. “SEPATU YANG HILANG SEBELAH”
Seorang pria naik kereta yang sangat penuh.
Saat kereta mulai berjalan, tanpa sengaja salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke rel.
Semua orang melihat—tidak mungkin ia turun untuk mengambilnya.
Kereta sudah melaju.
Lalu sesuatu yang tidak biasa terjadi.
Pria itu melepas sepatu satunya lagi… dan melemparkannya ke arah sepatu yang jatuh tadi.
Orang-orang bingung.
Seseorang bertanya,
“Kenapa kamu melakukan itu?”
Dia menjawab dengan tenang:
“Supaya kalau ada orang miskin menemukan sepatu itu, dia bisa memakainya… bukan hanya sebelah.”
“Kasih sejati tidak hanya rela kehilangan, tetapi memilih menjadikan kehilangan itu berharga bagi orang lain.”
———————————————————
2. “LILIN YANG TERUS MENYALA”
Di sebuah ruangan gelap, hanya ada satu lilin kecil yang menyala.
Kemudian datang orang lain membawa lilin yang padam.
Dia mendekat… dan menyalakan lilinnya dari api yang kecil itu.
Lalu orang lain datang lagi.
Dan lagi.
Dan lagi.
Akhirnya seluruh ruangan menjadi terang.
Namun perhatikan:
Lilin pertama tidak menjadi lebih kecil/redup karena membagikan apinya.
Kasih tidak berkurang ketika dibagikan.
Justru semakin banyak diberikan, semakin terang dampaknya.
Pesan hari ini:
Masalahnya bukan kita kekurangan kasih—
tetapi kita sering takut kehabisan.
Padahal kasih sejati tidak habis saat diberikan.
Ia justru berkembang saat dibagikan.
“Kasih bukan sumber yang berkurang saat dibagi, tetapi api yang membesar saat dinyalakan.”
Salam Semangat COB.c94;🔥
Doa:
Tuhan Yesus ajari aku untuk lebih
Menghargai kasih-Mu.
Mamaknai kasih-Mu
Mewujudkan kasih-Mu
Membagikan kasih-Mu
AMIN.