JANGAN KHAWATIR
Ps. Steven Lin
Ditengah goncangan yang sedang terjadi , janganlah panik tapi tetap tenang karena kita percaya Tuhan yang pasti menjamin kehidupan kita, percaya perlindungan Tuhan ada bagi kita.
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Manusia memang tidak akan pernah luput dari cacat celah dan dosa, tetapi bersyukur karena Tuhan Yesus selalu mengampuni bagi setiap orang yang meminta ampun kepada-Nya.
Manusia itu terdiri dari 3 unsur yaitu : Tubuh, Jiwa dan Roh.
ROH – Inti terdalam manusia.
JIWA – Lapisan kedua – terdiri dari pikiran, perasaan, kehendak, pusat kesadaran, keputusan dan emosi.
TUBUH – Wadah fisik.
Pikiran adalah lokasi yang paling penting karena disitulah terletak medan pertempuran.
Matius 6:25-26 (TB)
Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
Matius 6:24 – kita tidak dapat mengabdi kepada 2 tuan (Yesus dan Mamon).
Penyebab kekhawatiran adalah saat kita mengabdi kepada mamon, karena dimana hartamu berada disitulah hatimu berada.
Mamon: dari bahasa aram yang berarti harta, benda, uang dan kekayaan.
Mamon adalah hamba yang baik, bukan Tuan yang baik.
Namun ketika Mamon menjadi Tuan dalam hidupmu yang muncul hanyalah kekacauan dan kekhawatiran.
Karena saat kita mengabdi kepada Tuan yang benar yaitu Tuhan Yesus, maka yang akan muncul adalah damai sejahtera dan sukacita.
Sukses untuk orang dunia cuma satu yaitu sukses finansial – karena uang dapat diukur dan kelihatan.
Apa yang kita dapatkan jika kita mengejar Tuhan?
- Hubungan – dengan sesama manusia.
- Nilai – berintegritas.
- Tujuan/purpose
Matius 14:13-15
Belas kasihan dari bahasa asli Ibrani (rahmah) yang berarti rahim/kandungan ibu,
empati, compassion, mercy, belas kasih, anugerah kasih itu daripada Tuhan muncul untuk manusia yang membutuhkan.
Matius 14:16 – dalam hal ini Tuhan mau mengajarkan kita murid-muridNya untuk mengandalkan Tuhan dan bukan kepada Mamon
Yohanes 6:5-7 – mengandalkan Tuhan walaupun fakta berkata yang sebaliknya
Apa yang diperoleh saat murid-murid-Nya mengandalkan Tuhan :
- 200 dinar tidak perlu keluar.
- Lewat 5 roti dan 2 ikan ribuan orang bisa makan sampai kenyang.
- Masih sisa 12 bakul.
Ahavah – mengasihi, mencintai, setia dan relational.
Punya hubungan yang Tuhan rindukan. Kita mengasihi Tuhan, kita mencintai Tuhan, kita setia dan kita membangun hubungan dengan Tuhan.
Karena bohong kalau kita bilang, "Saya punya iman yang kuat”, tapi nggak pernah mengasihi Tuhan. “Saya punya iman yang teguh”, tapi kita enggak pernah bangun hubungan sama Tuhan. “Saya punya iman yang kuat”, tapi saya enggak pernah mau ketemu Tuhan.
Kasihilah Tuhan , Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.
Ahavah itu adalah tindakan dan komitmen. Bukan hanya perasaan.